yuroinfo[dot]com – Sejarah MPEG (Moving Picture Experts Group). Standar MPEG digunakan luas di industri multimedia untuk kompresi audio dan video.

MPEG-2 digunakan dalam penyiaran televisi digital, DVD, dan video digital. MPEG-4 digunakan untuk streaming video, video konferensi, dan multimedia interaktif.
AVC/H.264 menjadi dasar untuk platform streaming video modern seperti YouTube dan Netflix. HEVC/H.265 digunakan untuk video definisi ultra-tinggi (UHD) dan aplikasi yang memerlukan efisiensi kompresi tinggi.
Penggunaan MPEG mencakup berbagai platform dan aplikasi, memainkan peran kunci dalam memungkinkan distribusi dan konsumsi konten multimedia secara efisien.
Sejarah MPEG (Moving Picture Experts Group)
Moving Picture Experts Group (MPEG) adalah sebuah kelompok kerja internasional yang bertanggung jawab atas pengembangan standar kompresi audio dan video.
Sejarah MPEG dimulai pada tahun 1988 ketika International Organization for Standardization (ISO) membentuk kelompok kerja ini dengan tujuan untuk mengembangkan standar kompresi untuk video dan audio.
Pada tahun 1992, MPEG merilis standar MPEG-1, yang mengubah industri multimedia dengan memungkinkan pengkodean video dan audio digital yang efisien untuk penyimpanan dan distribusi di CD-ROM dan internet. MPEG-1 dikenal karena codec audio MP3-nya yang terkenal.
Pada tahun 1995, MPEG mengembangkan standar MPEG-2, yang merupakan evolusi dari MPEG-1 dan mampu menghasilkan video dengan kualitas yang lebih tinggi, yang digunakan untuk penyiaran televisi digital, DVD, dan video digital.
MPEG-4, yang dirilis pada tahun 1999, adalah standar yang dirancang untuk mengatasi kekurangan MPEG-2 dan menyediakan lebih banyak fleksibilitas dalam kompresi video, serta mendukung berbagai aplikasi, termasuk streaming video, video konferensi, dan multimedia interaktif.
Selanjutnya, MPEG-4 Part 10 atau Advanced Video Coding (AVC), dikenal juga sebagai H.264, dirilis pada tahun 2003. AVC membawa peningkatan signifikan dalam efisiensi kompresi video, memungkinkan kualitas video yang lebih baik dengan ukuran file yang lebih kecil, dan menjadi dasar bagi banyak platform streaming video modern.
Pada tahun 2013, MPEG mengembangkan standar baru lagi, yaitu High Efficiency Video Coding (HEVC) atau H.265. HEVC dirancang untuk menggantikan H.264 dengan peningkatan signifikan dalam efisiensi kompresi, memungkinkan video dengan kualitas yang sama dengan H.264 tetapi dengan ukuran file yang lebih kecil.
Sejak itu, MPEG terus mengembangkan standar baru dan memperbarui standar yang ada untuk menjawab tantangan dan permintaan industri yang terus berkembang, termasuk pengembangan dalam area seperti VR (Virtual Reality), AR (Augmented Reality), dan video definisi ultra-tinggi (UHD).
MPEG tetap menjadi salah satu kekuatan utama di balik evolusi media digital.
Terima kasih telah mengunjungi website kami.

