Sejarah Bajigur, Minuman Tradisional Jawa Barat

Blog Media Informatif dan Edukatif

Avatar for yuroinfo
20 April 2026
Sejarah Bajigur, Minuman Tradisional Jawa Barat

yuroinfo[dot]com – Sejarah Bajigur, Minuman Tradisional Jawa Barat. Bajigur adalah minuman tradisional khas Jawa Barat, Indonesia, yang terbuat dari campuran santan, gula aren, dan berbagai rempah seperti jahe dan sedikit garam.

Sejarah Bajigur, Minuman Tradisional Jawa Barat

Kadang-kadang ditambahkan pula daun pandan untuk menambah aroma harum. Bajigur memiliki rasa manis dan gurih, dengan sedikit sensasi pedas hangat dari jahe.

Minuman ini sangat cocok dinikmati di cuaca dingin atau saat hujan, karena memberikan efek hangat pada tubuh.

Selain sebagai minuman tradisional, bajigur juga sering dijual oleh pedagang keliling yang menggunakan gerobak khas atau pikulan, membuatnya mudah dijumpai di berbagai sudut kota.

Sejarah bajigur berawal dari kebiasaan masyarakat Sunda yang mengonsumsi minuman hangat berbahan dasar santan dan gula aren.

Dahulu, bajigur dibuat secara sederhana dengan mencampurkan gula aren dan santan, kemudian disajikan hangat.

Sejarah Bajigur, Minuman Tradisional Jawa Barat

Pada masa lalu, bajigur sering diminum oleh para petani untuk menghangatkan tubuh setelah bekerja di ladang atau sawah.

Seiring waktu, berbagai tambahan seperti jahe, garam, dan daun pandan mulai digunakan untuk memperkaya rasa dan meningkatkan khasiat bajigur sebagai minuman penghangat tubuh.

Pada zaman dahulu, penjual bajigur sering menggunakan pikulan atau gerobak kayu sederhana, di mana mereka membawa panci besar berisi bajigur yang dipanaskan di atas bara api kecil.

Bajigur dijual dalam gelas-gelas kecil, dan para penjual biasanya menjajakan minuman ini di malam hari atau saat cuaca dingin.

Tradisi ini terus berlanjut dan menjadikan bajigur bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner masyarakat Sunda.

Bajigur tidak hanya sekadar minuman untuk menghangatkan tubuh, tetapi juga dianggap memiliki manfaat kesehatan karena kandungan jahe yang bersifat anti-inflamasi dan baik untuk pencernaan.

Minuman ini juga sering disajikan dengan kudapan tradisional seperti ubi rebus, pisang rebus, atau kacang tanah rebus, yang membuatnya semakin identik dengan suasana pedesaan yang hangat dan bersahabat.

Dalam perkembangannya, bajigur telah mengalami beberapa inovasi dan variasi, termasuk penambahan bahan-bahan modern seperti kopi atau cokelat untuk menyesuaikan dengan selera generasi muda.

Meskipun demikian, resep tradisionalnya tetap dipertahankan oleh banyak penjual, menjaga autentisitas rasa yang khas. Kini, bajigur tidak hanya populer di Jawa Barat, tetapi juga telah dikenal di berbagai daerah lain di Indonesia.

Bajigur tetap menjadi bagian penting dari kuliner tradisional Indonesia, mencerminkan kekayaan budaya serta warisan kuliner yang berakar kuat di masyarakat.

Minuman ini terus dinikmati oleh berbagai kalangan, dari yang muda hingga yang tua, sebagai penghangat di tengah cuaca dingin atau sekadar sebagai pelepas dahaga di sore hari.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Catatan Admin - Yuroinfo

Disclaimer: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru/pengajar atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.

Referensi :
  • chatgpt.com
  • shutterstock.com/image-photo/ginger-milk-glass-contains-lemongrass-600nw-2228735239.jpg

Postingan Terkait

Scroll to Top