Sejarah Gethuk Goreng Khas Banyumas

Blog Media Informatif dan Edukatif

Avatar for yuroinfo
13 September 2026
Sejarah Gethuk Goreng Khas Banyumas

yuroinfo[dot]com – Sejarah Gethuk Goreng Khas Banyumas. Gethuk Goreng adalah salah satu makanan tradisional khas dari daerah Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.

Sejarah Gethuk Goreng Khas Banyumas

Makanan ini terbuat dari singkong yang diolah dengan cara direbus, dihaluskan, dan kemudian dicampur dengan gula Jawa atau gula kelapa sebelum digoreng.

Camilan ini memiliki cita rasa manis yang khas dengan tekstur yang kenyal di dalam dan renyah di luar. Gethuk Goreng menjadi ikon kuliner yang identik dengan kota Sokaraja, dan sering dijadikan oleh-oleh oleh para wisatawan yang berkunjung.

Gethuk sendiri merupakan makanan tradisional yang berbahan dasar singkong, yang telah lama dikenal di masyarakat Jawa sebagai makanan pokok pengganti nasi. Ada berbagai jenis gethuk, seperti gethuk lindri, gethuk biasa, dan gethuk goreng.

Gethuk Goreng berbeda dengan gethuk pada umumnya karena setelah diolah dengan campuran gula merah, adonan gethuk ini kemudian digoreng hingga berwarna kecoklatan. Hal ini memberikan rasa manis yang karamel dan tekstur yang lebih menarik.

Sejarah Gethuk Goreng Khas Banyumas

Sejarah Gethuk Goreng berawal dari kreativitas seorang warga bernama Sanpirngad di Sokaraja pada tahun 1918. Awalnya, gethuk biasa dijual oleh Sanpirngad sebagai makanan sehari-hari.

Namun, seiring waktu, muncul ide untuk menciptakan variasi dengan cara menggoreng gethuk yang sudah dicampur gula kelapa. Ternyata, inovasi ini berhasil menarik perhatian pembeli karena memberikan cita rasa baru yang lebih menarik.

Sejak saat itu, Gethuk Goreng mulai dikenal dan diminati oleh masyarakat, dan Sanpirngad dikenal sebagai pencipta hidangan tersebut.

Proses pembuatan Gethuk Goreng dimulai dengan merebus singkong hingga empuk. Setelah itu, singkong yang sudah matang ditumbuk atau dihaluskan dan dicampur dengan gula Jawa yang sudah dilelehkan. Campuran tersebut diuleni hingga merata dan dibentuk sesuai selera.

Kemudian, adonan gethuk ini digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kecokelatan dan matang sempurna. Penggorengan ini memberikan lapisan luar yang renyah, sementara bagian dalamnya tetap kenyal dan manis.

Gethuk Goreng tidak hanya menjadi makanan yang digemari di Sokaraja, tetapi juga mulai menyebar ke berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Camilan ini biasanya dijual dalam kemasan kotak khas dengan merek yang beragam, namun yang terkenal adalah merek-merek asli dari Sokaraja yang masih mempertahankan resep turun-temurun.

Dengan sejarah yang panjang dan identitas yang kuat, Gethuk Goreng kini menjadi bagian dari warisan kuliner Banyumas yang patut dilestarikan.

Keunikan rasanya yang manis dan teksturnya yang khas menjadikan camilan ini tak hanya menjadi oleh-oleh khas, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan kuliner lokal.

Hingga kini, Gethuk Goreng masih diminati dan menjadi bukti kekayaan budaya kuliner Indonesia yang terus hidup di tengah perkembangan zaman.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Catatan Admin - Yuroinfo

Disclaimer: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru/pengajar atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.

Referensi :
  • chatgpt.com
  • shutterstock.com/image-photo/gethuk-goreng-indonesian-traditional-food-600nw-2516838669.jpg

Postingan Terkait

Scroll to Top