Sejarah AAC (Advanced Audio Coding)

Blog Media Informatif dan Edukatif

Avatar for yuroinfo
19 August 2024
Sejarah AAC (Advanced Audio Coding)

yuroinfo[dot]com – Sejarah AAC (Advanced Audio Coding). Format audio AAC digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi, termasuk siaran radio digital, streaming musik, perangkat mobile, dan distribusi konten digital.

Sejarah AAC (Advanced Audio Coding)

iTunes Store dari Apple menggunakan AAC sebagai format standar untuk mendistribusikan musik secara digital.

Selain itu, banyak layanan streaming musik seperti Spotify, Apple Music, dan Amazon Music juga menggunakan AAC untuk memberikan pengalaman mendengarkan musik berkualitas tinggi kepada pengguna mereka.

Penggunaan AAC juga umum dalam siaran televisi digital, video internet, dan aplikasi multimedia lainnya karena kemampuannya untuk menghasilkan suara yang jernih dengan ukuran file yang relatif kecil

Sejarah AAC (Advanced Audio Coding)

Advanced Audio Coding (AAC) adalah format audio yang dikembangkan oleh MPEG (Moving Picture Experts Group) sebagai bagian dari standar MPEG-2 dan MPEG-4.

Format ini pertama kali diumumkan pada tahun 1997 sebagai pengganti format MP3 yang lebih tua. AAC dirancang untuk memberikan kualitas audio yang lebih baik daripada MP3 dengan ukuran file yang lebih kecil.

Pengembangan AAC dimulai pada tahun 1988 oleh Bell Labs dan dilanjutkan oleh Fraunhofer Institute, Dolby Laboratories, Sony Corporation, Nokia, dan beberapa perusahaan lainnya.

Tujuan utama pengembangannya adalah untuk menciptakan format audio yang lebih efisien dan memiliki kualitas suara yang lebih baik daripada MP3.

Salah satu keunggulan AAC adalah kemampuannya untuk memberikan kualitas audio yang hampir sama dengan format CD (Compact Disc) dengan ukuran file yang lebih kecil. Ini dicapai dengan menggunakan teknik kompresi audio yang lebih canggih dan efisien.

Pada tahun 2001, Apple Inc. memperkenalkan format AAC kepada publik melalui iTunes Store sebagai alternatif untuk format MP3. Hal ini mempercepat adopsi AAC oleh industri musik digital.

Selain itu, AAC juga digunakan dalam berbagai aplikasi dan perangkat, termasuk perangkat mobile, perangkat audio portabel, dan siaran televisi digital.

Pada tahun 2006, AAC dijadikan sebagai codec wajib dalam standar format file MP4 oleh MPEG-4 Part 14, yang meningkatkan lagi popularitasnya.

Format AAC terus berkembang dengan diperkenalkannya varian seperti HE-AAC (High Efficiency AAC) yang dirancang untuk memberikan kualitas audio yang lebih baik dengan bitrate yang lebih rendah.

Dengan kemampuannya untuk menyediakan kualitas audio yang baik dengan ukuran file yang lebih kecil, AAC terus menjadi salah satu format audio yang paling populer digunakan di berbagai platform dan perangkat digital pada saat ini.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Catatan Admin - Yuroinfo

Disclaimer: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru/pengajar atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.

Referensi :
  • chat.openai.com
  • Aac icons created by Freepik - Flaticon

Postingan Terkait

Scroll to Top